Berita  

Wasev Itjenad Tekankan Sinergi dan Gotong Royong, TMMD ke-130 Kodim 0316/Batam Didorong Tuntas Tepat Waktu

Brigjen TNI Wawan Setiawan mengapresiasi progres pekerjaan Satgas TMMD ke-130 yang melampaui target harian. Dalam kunjungan di Mangsang Maju, Batam, Tim Wasev menegaskan pentingnya menjaga kualitas pembangunan, memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, serta melibatkan masyarakat hingga seluruh sasaran rampung.

banner 120x600
banner 468x60

BATAM — Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) Inspektorat Jenderal TNI Angkatan Darat (Itjenad) menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dan semangat gotong royong dalam menyukseskan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Tahun Anggaran 2026 di Kota Batam. Pesan tersebut disampaikan Ketua Tim Wasev, Brigjen TNI Wawan Setiawan, S.A.P., M.M.saat meninjau pelaksanaan TMMD di Kavling Mangsang Maju, Kelurahan Mangsang, Kecamatan Sei Beduk, Jumat (23/10/2026).

Dalam kunjungan yang dimulai pukul 08.00 WIB itu, Tim Wasev memberikan apresiasi kepada Kodim 0316/Batam beserta Satgas TMMD atas capaian progres pekerjaan fisik yang dilaporkan telah melampaui target harian. Apresiasi tersebut menjadi dorongan bagi personel di lapangan untuk mempertahankan kinerja, sekaligus memastikan pembangunan dapat diselesaikan sesuai rencana.

banner 325x300

Namun, keberhasilan TMMD tidak hanya ditentukan oleh cepatnya pekerjaan diselesaikan. Sinergi dengan Pemerintah Kota Batam, aparat terkait, serta masyarakat setempat juga menjadi perhatian utama Tim Wasev. Kolaborasi tersebut diperlukan agar pelaksanaan pembangunan berjalan efektif dan manfaatnya benar-benar dirasakan oleh warga.

Arahan itu menegaskan bahwa TMMD bukan sekadar kegiatan pembangunan infrastruktur oleh TNI, melainkan program terpadu yang membutuhkan keterlibatan berbagai unsur. Semangat gotong royong menjadi landasan penting agar pembangunan dapat berjalan berkelanjutan dan memperkuat hubungan antara TNI dengan masyarakat.

Wasev: Progres Harus Diikuti Sinergi dan Kualitas

Tim Wasev tiba di Posko TMMD di Lapangan Garuda Mangsang dan menerima paparan dari Komandan Satgas TMMD ke-130, Dandim 0316/Batam Kolonel Arh Yan Eka Putra, S.Sos. Paparan tersebut memuat perkembangan pelaksanaan sasaran fisik dan nonfisik sebagai bahan evaluasi terhadap program yang sedang berjalan.

Setelah menerima laporan, tim melaksanakan peninjauan langsung ke sejumlah sasaran fisik sekitar pukul 09.15 WIB. Pemeriksaan lapangan menjadi bagian penting untuk melihat kesesuaian antara laporan perkembangan pekerjaan dan kondisi aktual di lokasi.

Dalam arahannya, Ketua Tim Wasev menyampaikan apresiasi atas capaian progres yang melampaui target harian. Ia juga menekankan agar Satgas TMMD terus menjalin sinergi dengan pemerintah daerah, aparat terkait, dan masyarakat serta tetap mengutamakan semangat gotong royong.

Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa percepatan pembangunan harus berjalan beriringan dengan koordinasi yang baik. Dukungan pemerintah daerah, keterlibatan warga, dan kerja sama antarinstansi diperlukan agar setiap sasaran dapat diselesaikan secara terarah.

Bagi Satgas TMMD, evaluasi ini sekaligus menjadi momentum untuk menjaga konsistensi pelaksanaan pekerjaan menjelang penutupan program pada 11 November 2026. Dengan waktu yang tersedia, seluruh unsur diharapkan tetap menjaga ritme kerja dan memastikan sasaran yang telah direncanakan dapat dituntaskan.

Semenisasi Jalan Capai 40 Persen, Box Culvert 47 Persen

Dalam peninjauan tersebut, Tim Wasev melihat langsung perkembangan pembangunan jalan melalui semenisasi dengan panjang 1.220 meter, lebar 4,3 meter, dan ketebalan 15 sentimeter. Berdasarkan laporan saat pemeriksaan, progres pekerjaan jalan telah mencapai sekitar 40 persen.

Sementara itu, pemasangan box culvert sepanjang 10 meter telah mencapai progres sekitar 47 persen. Kedua pekerjaan tersebut menjadi sasaran fisik penting dalam mendukung peningkatan aksesibilitas dan kebutuhan infrastruktur masyarakat di kawasan Mangsang Maju.

Capaian itu menunjukkan bahwa pekerjaan terus berjalan di tengah target penyelesaian yang telah ditetapkan. Meski demikian, pengawasan tetap diperlukan agar percepatan pelaksanaan tidak mengabaikan kualitas konstruksi dan ketepatan pengerjaan.

Kunjungan Tim Wasev memberikan kesempatan untuk melihat secara langsung perkembangan di lapangan sekaligus mendorong Satgas agar mempertahankan kinerja hingga seluruh sasaran selesai. Penilaian terhadap progres pekerjaan juga menjadi bagian dari upaya memastikan pelaksanaan TMMD tetap sesuai dengan perencanaan.

Gotong Royong Menjadi Kekuatan Utama TMMD

Selain pembangunan fisik, Tim Wasev juga meninjau rangkaian kegiatan nonfisik yang menyentuh kebutuhan masyarakat. Agenda tersebut mencakup penyerahan bantuan sembako, paket bantuan stunting, sarana kontak, serta peninjauan pelayanan pengobatan gratis.

Kegiatan penanaman pohon secara simbolis turut dilaksanakan sebagai bagian dari kepedulian terhadap lingkungan. Rangkaian kegiatan ini menunjukkan bahwa pelaksanaan TMMD tidak hanya berorientasi pada pembangunan jalan dan infrastruktur, tetapi juga mencakup pelayanan sosial serta penguatan kepedulian terhadap masyarakat.

Keterlibatan pemerintah daerah, unsur TNI-Polri, tokoh adat, dan warga menjadi gambaran pentingnya kerja sama dalam mendukung program tersebut. Kehadiran masyarakat juga terlihat dalam penyambutan Tim Wasev melalui pengalungan bunga, pemasangan tanjak, dan Tari Persembahan Melayu.

Sejumlah pejabat turut hadir, di antaranya Asisten I Wali Kota Batam Drs. Yusfa Hendri, M.Si., Ketua DPRD Kota Batam H. Muhammad Kamaluddin, Aster Kasdam XXV/SMR Kolonel Inf Aji Satrio, serta Dandim 0316/Batam Kolonel Arh Yan Eka Putra, S.Sos. Hadir pula perwakilan Kodaeral IV, Wakapolresta Barelang, Pasiter Kodim 0316/Batam, Camat Sei Beduk, Ketua LAM Kecamatan Sei Beduk, anggota Tim Wasev, dan para Danramil jajaran Kodim 0316/Batam.

Kunjungan berakhir sekitar pukul 10.00 WIB dalam situasi aman, tertib, dan kondusif.

Melalui pemeriksaan tersebut, Tim Wasev berharap pelaksanaan TMMD ke-130 di Batam terus menunjukkan perkembangan positif. Apresiasi terhadap progres pekerjaan harus menjadi penyemangat, sementara arahan mengenai sinergi dan gotong royong menjadi pegangan bagi seluruh unsur yang terlibat.

Dengan penutupan yang dijadwalkan pada 11 November 2026, Satgas TMMD bersama pemerintah daerah dan masyarakat diharapkan terus menjaga kekompakan. Target akhirnya bukan hanya menyelesaikan pembangunan tepat waktu, tetapi juga menghadirkan infrastruktur yang bermanfaat serta meninggalkan semangat kebersamaan yang tetap hidup di tengah masyarakat Mangsang Maju.

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *