BATAM — Semangat menyelesaikan pekerjaan fisik TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Tahun 2026 di Kavling Mangsang Maju, Kelurahan Mangsang, Kecamatan Sungai Beduk, Batam, terus dijaga.
Namun, di balik aktivitas pembangunan yang berlangsung setiap hari, kesehatan dan keselamatan personel menjadi perhatian utama.
Tim Kesehatan Rumkitban melakukan monitoring langsung terhadap kondisi Satgas TMMD di lokasi pekerjaan, Jumat (16/10/2026). Pemantauan ini dilakukan untuk memastikan seluruh personel tetap sehat, bugar dan mampu menjalankan tugas tanpa mengabaikan aspek keselamatan kerja.
Pekerjaan fisik membutuhkan tenaga dan konsentrasi. Karena itu, kondisi kesehatan personel harus mendapat perhatian agar kelelahan tidak berkembang menjadi gangguan kesehatan maupun meningkatkan risiko kecelakaan.
Tim kesehatan mengingatkan personel agar tidak memaksakan diri ketika kondisi tubuh mulai menurun. Setiap keluhan, sekecil apa pun, diharapkan segera disampaikan sehingga dapat ditangani lebih awal.
“Menjaga kesehatan dan keselamatan harus menjadi bagian dari pekerjaan. Jangan memaksakan diri jika kondisi tubuh kurang fit. Apabila ada keluhan, segera sampaikan agar bisa ditangani,” ujar Tim Kesehatan Rumkitban.
Kesehatan Personel Jadi Perhatian
Monitoring kesehatan dilakukan sebagai langkah pencegahan. Tim kesehatan memastikan kondisi personel tetap terpantau selama menjalankan aktivitas di lokasi TMMD.
Selain kondisi fisik, personel juga diingatkan untuk memperhatikan kebutuhan istirahat dan cairan tubuh. Hal tersebut penting untuk menjaga stamina, terutama ketika pekerjaan membutuhkan aktivitas fisik dalam waktu cukup panjang.
Kondisi tubuh yang prima akan membantu personel bekerja lebih fokus dan waspada.
Sebaliknya, kelelahan dapat menurunkan konsentrasi dan berpotensi meningkatkan risiko kesalahan maupun kecelakaan di lapangan.
Karena itu, menjaga kesehatan bukan hanya urusan masing-masing personel, tetapi menjadi bagian dari tanggung jawab bersama.
Keselamatan Kerja Jangan Diabaikan
Tim kesehatan juga menekankan pentingnya keselamatan dalam setiap aktivitas pekerjaan.
Personel diminta tetap memperhatikan kondisi lingkungan sekitar, mengikuti arahan yang diberikan serta menggunakan perlengkapan kerja sesuai kebutuhan.
Kecepatan menyelesaikan pekerjaan tidak boleh mengesampingkan keselamatan.
“Target pekerjaan memang penting, tetapi keselamatan personel harus tetap menjadi prioritas. Pekerjaan harus dilakukan dengan aman dan tidak tergesa-gesa,” ujar Tim Kesehatan Rumkitban.
Pesan tersebut menjadi penting mengingat pelaksanaan TMMD melibatkan berbagai pekerjaan fisik yang membutuhkan kehati-hatian.
Dengan menerapkan keselamatan kerja sejak awal, potensi terjadinya kecelakaan dapat diminimalkan.
Cegah Sebelum Terjadi
Kehadiran Tim Kesehatan Rumkitban di lokasi juga menjadi bentuk kesiapsiagaan selama pelaksanaan TMMD ke-130.
Monitoring secara langsung memungkinkan keluhan kesehatan diketahui lebih cepat. Dengan begitu, penanganan dapat segera diberikan apabila diperlukan.
Langkah pencegahan tersebut diharapkan membuat personel tetap dalam kondisi siap melaksanakan tugas sekaligus menjaga kelancaran seluruh kegiatan TMMD.
Di Kavling Mangsang Maju, pembangunan terus bergerak. Satgas bersama masyarakat bekerja menyelesaikan sasaran yang telah ditentukan.
Tetapi di balik setiap pekerjaan tersebut, kesehatan dan keselamatan orang-orang yang mengerjakannya tetap menjadi hal yang tidak boleh dilupakan.
Menjaga kesehatan, mencegah kecelakaan dan bekerja dengan aman menjadi bagian penting agar semangat TMMD ke-130 terus terjaga hingga seluruh sasaran selesai.

















