Babinsa Pancur Irup Upacara di SMA N 1 Lingga

Babinsa Pancur Sertu TNI-AD S.Hutauruk saat Irup Upacara di SMA N 1 Lingga
Babinsa Pancur Sertu TNI-AD S.Hutauruk saat Irup Upacara di SMA N 1 Lingga
Babinsa Pancur Sertu TNI-AD S.Hutauruk saat Irup Upacara di SMA N 1 Lingga
Babinsa Pancur Sertu TNI-AD S.Hutauruk saat Irup Upacara di SMA N 1 Lingga

Lingga, Lensa Kepri – Babinsa Pancur, Sersan Satu (Sertu) TNI-AD S.Hutauruk bertindak sebagai Inspektur upacara di pelaksanaan upacara Bendera di halaman Sekolah Menengah Atas Negeri (SMA N 1) Lingga, Senin (23/7)

Dalam kesempatan Sertu S.Hutauruk menyampaikan amanat Danrem 033/Wp. Brigadir jenderal TNI.Gabriel Lema.

Adapun Amanat yang disampaikan diantaranya mengajak para siswa mengerti siapa itu teroris dan mengapa dilarang paham ini berkembang di Indonesia.

“Teroris merupakan sekelompok orang yang terorganisir, dimana saat ingin mencapai tujuan dengan cara kekerasan dan pembunuhan. Jelas hal tersebut dilarang karena tidak ada agama satupun di dunia ini yang membenarkan tindakan pembunuhan,” Kata Sertu S.Hutauruk

Dilanjutkanya, adapun perbedaan diantara kita, itu merupakan karunia.

“Perbedaan merupakan karunia, dan kekurangan merupakan butuh dilengkapi. Bhinneka Tunggal Ika merupakan slogan yang paling kuat untuk mempersatukan seluruh manusia di Indonesia ini”jelasnya.

Masih Sertu S.Hutauruk, kelompok teroris tersebut sangat berpengaruh besar di Ineonesia.

“Kelompok teroris yang terbesar bahkan pengaruhnya sampai di Indonesia yakni ISIS (Islam Irak dan Suriah),” jelasnya.

Babinsa Pancur ini meminta kepada seluruh Siswa/i di Lingga umumnya SMA N 1 agar memiliki kemampuan dan tidak kalah dengan Negara lain.

“Jangan sampai ade-adek se kalian tidak memiliki kemampuan dan kalah bersaing dengan negara lain. Isilah kehidupan kalian dengan hal positif. Belajarlah tanpa henti dengan memanfaatkan kecanggihan teknologi saat ini,” ucap S.Hutauruk
memotivasi dihadapan para guru dan Siswa/i.

Maka itu lanjut dia, dengan bersekolah para siswa diharapkan mampu menerima banyak ilmu dan memiliki wawasan kebangsaan dan rasa cinta terhadap tanah air.

Teroris merupakan sekelompok orang yang terorganisir, dimana saat ingin mencapai tujuan dengan cara kekerasan dan pembunuhan.

“Jelas hal tersebut dilarang karena tidak ada agama satupun di dunia ini yang membenarkan tindakan pembunuhan”pungkasnya.

Selain Babinsa Pancur, para Babinsa di Lingga mendapat tugas yang sama, sebagai Irup upacara dan membacakan amanat Danrem 033/WP di Sekolah dan di Kelurahan masing-masing.

Sebelumnya, Koramil 05 Daik dengan beberapa instansi penegak hukum dan organisasi kepemudaan telah melakukan giat patroli di wilayah hukum Daik Lingga. (Alibizar)

Editor Aliasar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.