Debby Ingin Kembangkan Pendidikan PAUD Holistik Integratif di Bintan

Bunda PAUD Bintan Hj Deby Maryanti saat mengunjungi Paud Holistik Integratif Bunda Ganesa di Kota Bandung, Selasa (17/7) lalu.
Bunda PAUD Bintan Hj Deby Maryanti saat mengunjungi Paud Holistik Integratif Bunda Ganesa di Kota Bandung, Selasa (17/7) lalu.

Bintan, Lensa Kepri – Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) merupakan salah satu program prioritas pemerintah dalam mewujudkan generasi emas Kabupaten Bintan kedepan.

Untuk mewujudkan itu, maka sangat diperlukan perluasan akses dan mutu layanan sebagai bagian dari strategi dalam meningkatkan angka partisipasi pendidikan anak usia dini.

Hal tersebut dikatakan Bunda PAUD Bintan Hj Deby Maryanti saat mengunjungi Paud Holistik Integratif Bunda Ganesa di Kota Bandung, Selasa (17/7) lalu.

Menurut Deby, Untuk mewujudkan itu, maka sangat diperlukan perluasan akses dan mutu layanan sebagai bagian dari strategi dalam meningkatkan angka partisipasi pendidikan anak usia dini.

Maka dari itu, Deby berkeinginan untuk mengembangkan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Holistik Integratif di Kabupaten Bintan.

Selanjutnya kata Deby, PAUD Holistik
Integratif merupakan pendidikan anak usia dini yang akan mengintegrasikan
segala aspek dan nilai-nilai dalam pendidikan seperti nilai moral, etis, religius, psikologis, filosofis, dan sosial dalam kesatuan yang dilakukan  secara menyeluruh antara jiwa dan badan serta aspek material dan aspek spiritual untuk memenuhi kebutuhan esensial anak.

” Konsep yang dikembangkan sangat bagus , nantinya PAUD Holistik bertugas tidak hanya memberikan pembelajaran dan pendidikan saja namun mereka diajarkan cara pola pengasuhan anak yang benar, cara peningkatan pengembangan gizi balita hingga peningkatan kualitas pendidikan orang tua (Smart Parenting) “ungkap Deby.

Ditambahkannya juga bahwa mengembangkan pendidikan PAUD yang holistik dan integratif, akan meliputi aspek pendidikan, kesehatan gizi, dan perlindungan kesejahteraan.

Selain itu, menurutnya ada 5 kebutuhan yang menjadi hak anak.

Pertama,Hak anak untuk terjaga dan terhindar dari penyakit. Kemudian, Hak mendapatkan kecukupan gizi sebagai sarana untuk memaksimalkan kemampuan otaknya dan bereksplorasi.

Selanjutnya, Hak mendapatkan stimulasi yang baik dan Hak mendapatkan pola pengasuhan yang baik.
Dan selanjutnya, Hak perlindungan dari kekerasan fisik dan kekerasan psikologis.

” Kita harus terus bergerak selangkah lebih kedepan. Inovasi-inovasi pola asuh harus disesuaikan dengan pola perkembangan zaman. Jadi mindset pola pengasuhan terhadap anak harus terus berkembang, kedepannya fungsi Paud bukan hanya untuk sekedar taman bermain anak tapi lebih daripada itu ” tutupnya. (Hum/red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here