Lima Terdakwa Mantan Satnarkoba Polres Bintan Kembali Disidangkan

262
Terdakwa Indra Wijaya saat di Sidang di PN Tanjungpinang
Terdakwa Indra Wijaya saat di Sidang di PN Tanjungpinang

Tanjungpinang, Lensakepri.com – Lima Terdakwa oknum anggota Satnarkoba Polres Bintan yang menjadi terdakwa kasus dugaan penjualan Barang Bukti kasus narkoba jenis sabu kembali disidang di Pengadilan Negeri (PN) Tanjungpinang, Selasa (6/3)

Sidang, dengan agenda pembacaan tuntutan ini digelar secara terpisah untuk masing-masing terdakwa.

Kelima oknum anggota Satnarkoba Polres Bintan yang menjadi terdakwa kasus dugaan penjualan barang bukti kasus narkoba jenis sabu tersebut, dituntut jaksa dengan hukuman bervariasi.

Para terdakwa merupakan mantan anggota AKP Dasta Analis disaat menjabat sebagai Kasatnarkoba Polres Bintan.

Adapun kelima terdakwa tersebut diantaranya, Abdul Kadir, Kurniawan Tambunan, Indra Wijaya, Tomy Andriadi Silitonga, Joko Arfianto.

Selain AKP Dasta dan kelima anggotanya tersebut, seorang warga sipil Dwi Supriyanto Malik yang juga menjadi terdakwa dalam kasus ini juga dituntut jaksa.

Sidang dengan agenda pembacaan tuntutan ini dilaksanakan di Pengadilan Negeri (PN) Tanjungpinang, Selasa (6/3). Sidang digelar secara terpisah untuk masing-masing terdakwa.

Tuntutan pada kelima oknum polisi dan satu warga sipil ini lebih ringan dari tuntutan yang diberikan pada Dasta yang juga terdakwa dalam kasus ini. Dasta dituntut jaksa dengan hukuman selama 11 tahun penjara.

Sedangkan Indra Wijaya dituntut jaksa dengan hukuman selama sembilan tahun penjara, sementara terdakwa lainnya dituntut dengan hukuman sama yakni selama delapan tahun penjara.

Tidak hanya itu, para terdakwa juga dituntut hukuman membayar denda senilai Rp 1 miliar subsider satu tahun kurungan.

Jaksa menilai para terdakwa terbukti melakukan tindak pidana sebagaimana yang diatur dalam pasal 114 ayat 2 jo pasal 132 UU Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

Atas tuntutan tersebut para terdakwa yang didampingi kuasa hukumnya masing-masing mengatakan akan mengajukan pembelaan (pledoi) pada sidang yang akan datang.

Sebagaimana diketahui, mantan Kasat Narkoba Satnarkoba Polres Bintan AKP Dasta Analis beserta lima anggotanya menjadi terdakwa kasus dugaan penggelapan barang bukti narkoba jenis sabu.

Para terdakwa diduga menjual sebagian barang bukti sabu hasil tangkapan mereka dari tangan dua tersangka yakni Suiri (40) dan Ahmad Yani alias Yoyok (29) di Hotel Comfort, KM 10, Tanjungpinang, sekitar bulan Maret 2017 lalu.

Saat ini, kedua tersangka sudah menjalani sidang di Pengadilan Negeri (PN) Tanjungpinang.

Dari kedua tersangka ini, polisi berhasil mengamankan barang bukti diduga narkoba jenis sabu sejumlah 21 paket besar dengan berat 16,5 kilogram.

Tidak hanya itu, dari kedua tersangka, polisi juga menyita dua paket ekstasi berisi 495 butir warna biru dan 510 butir warna jingga, sebuah mobil jenis Toyota Yaris warna putih bernopol BP 1816 YT. (**)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here