Muslim Matondang

Muslim Matondang

Tanjungpinang – Sejumlah pemimpin redaksi media mingguan dan media online yang berbasis di Tanjungpinang, melakukan pertemuan untuk membahas rencana pembentukan Forum Komunikasi antar-Pemimpin Redaksi, Jumat (27/10/2017).

Inisiator pembentukan forum komunikasi, Muslim Matondang, mengatakan pertemuan antar-pemimpin redaksi ini sudah dilaksanakan beberapa kali dan direspon positif oleh rekan-rekan.

“Ada kesamaan pendapat di antara rekan-rekan bahwa perlu penguatan kelembagaan organisasi profesi dalam mengantisipasi begitu cepatnya perubahan di bidang teknologi informasi dewasa ini,” papar pria yang menjabat sebagai Pemimpin Redaksi Majalah Berita “Kepri Pos” ini.

Perkembangan dahsyat di bidang teknologi informasi itu, tambah Muslim, telah menuntut kita mengantisipasi setiap perubahan yang begitu cepat. Kalau tidak kita akan tertinggal atau bahkan dilindas oleh perubahan itu sendiri.

Hal senada juga diungkapkan oleh Pemimpin Redaksi Media Online “Sidak News” Kuncus. Dia menilai di tengah menjamurnya media-media baru yang bersileweran di dunia maya, pers perlu memperkuat jati diri melalui kualitas berita. “Dalam penulisan berita, marwah pers itu sejatinya adalah cover both side atau informasi dari dua sisi. Ini perlu kita tanamkan kepada para rekan-rekan kita di lapangan,” sebut Kuncus.

Oleh sebab itu, dia berharap dengan dibentuknya forum komunikasi ini maka berbagai kendala dan tantangan yang dihadapi oleh awak media di lapangan mampu diantisipasi.

Sementara itu Gindo Pakpahan mengungkapkan pers sebagai pilar ke-4 harus mampu menjadi mitra kerja dengan pemerintah. Demikian sebaliknya, Pemerintah pun berkewajiban untuk membina pers nasional dan lokal. “Itu sebabnya dalam APBD Kepri ada anggaran pembinaan pers,” sebut Gindo, Pemimpin Redaksi Koran Komunitas.

Dengan terbentuknya forum komunikasi ini, Gindo berharap dana pembinaan pers yang selama ini telah dianggarkan dalam APBD Kepri dikucurkan kepada semua media yang terbit di Kepri.

“Pemprov Kepri harus merubah paradigma lama selama ini. Media-media yang terbit di Kepri berhak menikmati kucuran anggaran pembinaan dari APBD,” tegas Gindo.

Tigor Rajagukguk, Pemimpin Redaksi Media Online Suluh Kepri berharap dengan terbentuknya Forum Komunikasi antar-Pemimpin Redaksi, akan memperjuangkan hak dan kewajiban para insan pers.

Tigor juga memberikan masukan untuk membentuk divisi ombudsman. Tujuannya untuk membela rekan-rekan pers jika tersangkut masalah hukum ketika menjalankan tugas jurnalistik.

“Perjuangan ini harus kita lakukan bersama-sama. Ini salah satu dari sekian banyak forum yang memperjuangkan kepentingan insan pers. Kita mencoba berbuat sesuatu yang positif untuk sesama rekan-rekan,” kata Tigor. (Red)

Tags:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*